Ini Perbedaan Vitamin C Minuman dengan Tablet

Amunizer - Secara alami, vitamin C bisa diperoleh dari sayur dan buah seperti stroberi, jeruk, kentang, dan brokoli merupakan beberapa contoh bahan alami yang menjadi sumber vitamin C. Meski begitu, tubuh tetap bisa mengalami kekurangan vitamin C atau disebut dengan skorbut.

 

Pada kondisi ini, tubuh memerlukan adanya asupan vitamin C tambahan selain dari makanan. Saat ini, ada produk vitamin C dalam bentuk tablet dan minuman yang bisa kita konsumsi untuk memenuhi kebutuhan vitamin C. Lalu, apa perbedaan dua bentuk suplemen vitamin C tersebut?

 

Mengenal Perbedaan Vitamin C Minuman dengan Tablet

 

Ada beberapa bentuk vitamin C yang kini beredar di pasaran, yaitu bentuk cair dan tablet. Meski memiliki manfaat yang sama, namun dua bentuk vitamin C ini ternyata memiliki beberapa perbedaan. Nah, perbedaan yang paling menonjol adalah dari daya serapnya.

 

Lalu, bentuk mana yang lebih mudah diserap? Faktanya, suplemen vitamin C dalam bentuk tablet lebih sulit untuk diserap oleh tubuh. Dari satu tablet suplemen yang diminum, vitamin yang dapat diserap ternyata hanya 3 – 20% saja dari total kandungan di dalamnya.

 

Sementara itu, vitamin C dalam bentuk cair mempunyai daya serap yang lebih tinggi. Daya penyerapannya juga lebih cepat. Pasalnya, vitamin C yang terkandung di dalamnya akan langsung menuju ke pembuluh darah. Tidak perlu melewati proses pencernaan terlebih dahulu. Pada vitamin C minuman, zat gizi di dalamnya bisa diserap sampai 98%.

 

Efektifitas Vitamin C untuk Tubuh

Lantas, bagaimana dengan efektivitas vitamin C dalam bentuk tablet dan minuman bagi tubuh? Dijelaskan oleh dr Instiaty, PhD, SpFK seorang farmakolog dari Universitas Indonesia bahwa efektivitas vitamin C pada dua bentuk tersebut tidak berbeda jauh. Adanya variasi bentuk vitamin C merupakan pilihan bagi konsumen.

 

Vitamin C dalam bentuk tablet tentu akan terasa asam saat diisap. Sementara vitamin C dalam bentuk cair biasanya dikemas seperti minuman segar. Dengan adanya dua pilihan bentuk vitamin C, setiap orang bisa memilih sesuai selera dan kebutuhannya masing-masing. Terkadang, ada seseorang yang tidak bisa mengonsumsi tablet vitamin C karena lidahnya yang sensitif. Jika kondisinya seperti ini, maka vitamin C dengan kemasan cair lebih disarankan karena mudah untuk dikonsumsi.

 

Meski begitu, sebaiknya pastikan dosis yang tertera pada produk vitamin C sudah sesuai dengan standar. Jika perlu, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter terkait vitamin C yang sebaiknya dikonsumsi. Perlu diketahui bahwa dosis vitamin C yang dikonsumsi harus sesuai dengan usia. Jadi, jangan sampai memilih produk degan dosis yang salah.

 

Selain itu, sebaiknya jangan konsumsi vitamin C secara berlebih. Mengonsumsi vitamin C melebihi dosis akan menyebabkan beberapa efek samping. Oleh karena itu, pastikan untuk mengonsumsi vitamin C secara tepat agar manfaatnya yang ditawarkan bisa didapatkan.

 

Nah, dari perbedaan vitamin C minuman dengan tablet yang telah dipaparkan, Kamu bisa memenuhi kebutuhan vitamin C dengan minuman herbal Amunizer. Minuman suplemen herbal ini memiliki berbagai kandungan alami seperti ekstrak Elderberry, forsythia, Phyllanthus, lonicera, Vitamin C 1000 mg dan Zinc yang dapat menjaga kesehatan dan meningkatkan daya tahan tubuh.

 

Jika vitamin C lebih bagus di konsumsi dalam bentuk minuman. Yuk, minum amunizer sekarang, dan rasakan khasiatnya.